Tutorial Freia for SIEMENS

Penggunaan Freia untuk SIEMENS

Keterangan :

* Phone model : untuk memilih tipe ponsel (cuma sampai seri CF65)
* Read flash from phone : untuk mem backup firmware dari ponsel
* Write flash from phone : untuk memasukan firmware ke ponsel (Flashing)
* Unlocking functions : untuk prose unlock
* Miscellanous functions : fungsi tambahan seperti backup bootcore dan baterai parameter
* Dongle functions : pengaturan fungsi dongle
* Configuration function : berisi pengaturan COM, Speed, Boot tipe dll
* Exit : untuk keluar dari program

Langkah Flashing :
Sebelum melakukan proses flashing ponsel Siemens harus terlebih dahulu dilakukan "Test Point" atau pemotongan jalur pada board. Setiap melakukan eksekusi setiap perintah harus disertai menekan tombol "ON" di ponsel sekitar - 1 detik.

1. Konekan kabel dengan ponsel
2. Pilih tipe ponsel yang akan di eksekusi
3. Klik Write flash to phone
4. Ambil firmware yang akan di masukan ke ponsel dan klik OK
5. Tombol on pada ponsel di tekan sekali
6. Tunggu hingga proses selesai 100%
7. Klik Unlocking functions
8. Pilih Direct unlock no map is saved
9. Klik Use original IMEI
10. Klik Exit untuk keluar dari program

Sebelum melakukan proses flashing pertama kali yang harus dilakukan adalah membuka Boot Loader di ponsel. Caranya tekan * # dan tombol power. Nanti akan muncul tulisan pada layar ponsel seperti pada gambar. Setelah itu baru konekkan kabel dengan box ultima. Contoh: Ponsel Motorola E1.

Langkah Flashing :

1. Lihat dipojok kanan bawah, harus muncul tulisan “Tipe ponsel-BOOT”
2. Pilih tipe ponsel, klik tanda panah kebawah seperti pada gambar

3. Pilih File Flash, versi file flash sama dengan yang muncul di layar lcd (Boot Loader)
4. Klik tombol “Flash phone” untuk memulai flashing
5. Setelah proses Flashing selesai (tanpa unlock) lepas kabel dan hidupkan ponsel


Tutorial JOKER SIEMENS

budbud labs>Penggunaan Joker untuk Siemens

Keterangan :
· Type : untuk memilih jenis ponsel Siemens
· COM Port : untuk mengatur koneksi kabel data dengan computer
· COM Speed : untuk mengatur kecepatan transfer data saat proses flashing
· Boot Typ : untuk mengatur boot ponsel
· TP : Test Point, yang berisi gambar potong jalur (TP)

Langkah Flashing :
1. Pada menu Flash pilih “FullFlash”
2. Klik tombol “Write” untuk mengambil file, file yang digunakan berektensi .bin

3. Klik “Open”, secara otomatis joker akan melakukan poses flashing.
Catatan : Setiap melakukan eksekusi perintah dilanjutkan dengan penekatan tombol power on/off
4. Setelah selesai lanjutkan dengan proses unlock (menu Skey)
5. Pada menu Skey klik tombol “ReCalc All Keys”
6. Tunggu hingga proses selesai
7. Lepaskan kabel data, hidupkan ponsel.

Tutorial MX Key v.3

Menu “Flash”
Generation untuk memilih tipe market nokia ex: DCT3, DCT4, DCTL dan BB5
Model : Untuk memilih product HP nokia
Market : Untuk memilih paket bahasa
MCU : Untuk memilih system
PPM : Untuk memilih paket bahasa
CNT : Untuk memilih content yang akan dimasukan ex: wallpaper & ringtone
Untuk mengambil semua file kill 2x pada sebelah kanannya yang bertuliskan “Doule click to open file” dan pada bagian kotak diberi tanda centang.
BUS Check : Untuk mengetahui konecsi antara HP dengan software baik apa jelek
Flash : Untuk memulai proses flashing

Proses Flashing :
Pada Generation Pilih market dari HP yang akan di flash
Pilih Model HP untuk manual dan Tekan tombol “scan” untuk otomatis
Masukan MCU dan PPM
Centang pada kolom “After Flash Processing”
Klik tombol “Flash” untuk memulai proses flashing.

Setelah proses flashing selesai lakukan proses UI Setting
Pada kolom “Factory Values Reset” beri tanda centang pada kolom untuk manual dan tekan “Reset Selected” atau “Reset All” untuk otomatis.

Bekerja dengan IMEI
Di MXKey ada tambahan menu yaitu IMEI & Security
Kegunaan dari menu ini sangat banyak yaitu :
Untuk membackup RPL/IMEI
Untuk Read ASK
Memasukan RPL/IMEI
RPL Calculator
IMEI Restore

Cara backup rpl/imei :
Pilih tombol “Backup Rpl” tunggu sampai proses selesai dan simpan hasilnya (tekan “Save”).

Cara memasukan RPL/IMEI atau tembak imei :
Klik “Write Rpl” beri tandacentang “DATA1 Only” bila Cuma imei di IC Flash0 saja yang akan di tembak.
Cari RPL yang akan dimasukkan dan klik “Open”
Tunggu sampai proses selesai.
Catatan :
RPL atau IMEI berada pada 2 tempat yaitu UEM dan IC Flash 0.
Perbedaan imei antara UEM dan IC FL0 akan menyebabkan imei ?????????????
Jadi jika anda melakukan penggantian IC Fl0 anda diwajibkan menyamakan imei yang ada di UEM dan sebaliknya.

Cara Tuning Sinyal pada CDMA dengan MXKey :
Masuk pada menu “Tools” >> CDMA >> Tune Parameter
Klik tombol Open untuk menambil file nya.
Setelah dapat filenya pilih dan tekan Open
Otomatis semua data akan masuk dan untuk proses tuningnya klik tombol “Write”


Tutorial SETOOL BOX

Keterangan :
Interface : jalur koneksi dari box dengan software
Speed : kecepatan transfer data dari computer ke HP
Phone Type : memilih tipe HP yang akan di eksekusi
Add : untuk memasukan firmware (main dan FS)
Unlock/repair : untuk membuka kuncian dan melakukan perbaikan jika terjadi error/bugs
FLASH : untuk memulai proses flashing
Read Flash : untuk mem backup firmware
Read/write GDFS : untuk backup dan memasukan GDFS
Identify : untuk melihat koneksi dari hp ke computer dan pengidentifikasi ponsel
TESTPOINT OK : digunakan jika saat melakukan flashing dan unlock software minta testpoint
Quit : untuk keluar dari software SETOOL BOX

Langkah-langkah Flashing :

1. Konekkan ponsel dengan SETOOL BOX3
2. Baterai jangan dikonekkan dulu
3. Pilih tipe ponsel pada “Phone Type”
4. Klik tombol Identify sambil baterai dikonekkan
5. Liat CID dan Color nya
6. Masukkan file flashnya dengan menekan tombol “Add”
7. File Main dan Raw FS dimasukan bersama-sama
8. Masuk menu “Settings” beri centang “Complete phone after flash”
9. Tekan tombol “FLASH” untuk mulai proses flashing
10. Setelah selesai proses flashing tekan tombol “Unlock/Repair”Tunggu sampai selesai dan ponsel siap digunakan

TIPS PENGGUNAAN UFS

Yang akan kita bahas di sini adalah mengenai ERASE - dan BACKUP.
Untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang "luar biasa", sebaiknya budayakan selalu backup IMEI.

- Backup IMEI:
Di sini kita bahas yang general saja, yaitu generasi DCT4 yang memiliki IMEI Field di pm area [208], sebagai contoh; semua DCT4-WD2: 7650, 36xx, 3230, 3100 / 3200 dll.
1100, 2300, 2600, dsb. tidak termasuk dalam kategori ini. Kita bisa mengenalinya dengan gampang soal kategori tersebut.
Caranya:
Read PM dengan alamat start / end di isi saja 208.
Bila area tersebut di nyatakan kosong, well, UFS tidak bisa melakukan backup IMEI.
Sekarang untuk melakukan backup, cukup klik: "Rd UEM", setelah ponsel terbaca, kita CANCEL saja.
(Bila anda akan membuat file *.ask, bisa di ok..ok..ok... )
Contoh: 3100 - RH-19
Maka keterangan di UFS akan seperti ini
Code:
IMEI/ESN Backup Data1 Saved as
\Products\Rh-19\Rh-19_352937001838975_Back.rpl
Backup Valid Only if PM Data [208,0] is Original
Bad IMEI Number: 352937001838975
UEM Reading Aborted"Bad IMEI Number" karena kita membatalkan proses pembuatan *.ask
Sesuai keterangan di atas, IMEI tersimpan di C:\Program Files\Nokia\Phoenix\Products\RH-19 sebagai Rh-19_352937001838975_Back.rpl. Bila di kemudian waktu anda mendapati ponsel ini
dengan IMEI ??????????? maka tinggal masukkan kembali dengan cara "Write UEM".
contoh:
Code:
IMEI: ??????-??-??????-?
RPL File Info:
IMEI: 352937001838975
CHCK: -11367
Warning: No DATA2 Record
IMEI: ?
PROD: ?
1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120
FlId Aliasing with: 00EC22F0
Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM
Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0
UEM Writing Done, Time: 00:02
Warning: No SIM_PROG_DATA in File Imei bagus kembali

Code:
MCU Sw: V 06.31 25-11-05 RH-19 (c) Nokia.
PPM Sw: V 06.31 25-11-05 RH-19 (c) Nok V
Prd.Cd: 0511598
Bpr.Cd: 0511478
Pro.Sn: 2FC223722
HW : 2702
PCI :
UEM : 8
UPP : 4384
RFIC : 0300
DSP : N5.20
LCD : SED15G10ITO
IMEI : 352937-00-183897-5
SLconf: 001-01-00000000000
SLprof: 000000000000000-2
SLvar : 00553529370018389700
SLaux : 00025555
Provider: Test Equipment
#pw 025 193 047 303 202 1#
#pw 293 515 711 147 122 2#
#pw 402 327 524 055 132 3#
#pw 248 835 463 670 341 4#
#pw 846 951 061 441 262 5#
#pw 737 150 157 513 464 6#
#pw 255 805 273 350 215 7#Imei bagus kembali

- Flash Addressing - Identifying
Ya, penentuan alamat flash sesuai definisi yang terdeteksi oleh UFS. Masih contoh ponsel yang sama dengan di atas.
Code:
1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120
FlId Aliasing with: 00EC22F0
Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM
Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0@ Fl0: Karena hanya satu IC flash yang terpasang.
Untuk 0x01000000-0x017FFFFF: Definisi area alamat ic flash tersebut.
Dengan Start 0x01000000 dan berakhir-end di 0x017FFFFF.
Bila anda akan melakukan apa yang di sebut FULL ERASE, alamatkan saja sesuai definisi tadi.
Contoh : Sam K5U64418TM: merek dari ic flash yang terdeteksi.
Pengenalan ponsel dengan ic flash lebih dari 1.
Code:
1st Boot Ok, WD2, UPP: 1081
Fl0: 0x00000000-0x007FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT
Fl1: 0x02000000-0x027FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT
Fl2: 0x04000000-0x047FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT@UPP: 1081 > CPU yang di pakai.
Tips: akan di kenali sebagai 1081 bila memakai UPP v3.2 / 3.2e
dan akan di kenali sebagai 0081 bila memakai UPP v2.x

Fl0: 0x00000000-0x007FFFFF,0001267E,Amd 29BDS643HT
Fl0 = Flash NOL..bukan eF SEPULUH
0x00000000-0x007FFFFF = Area yang di gunakan.
Amd 29BDS643HT = Merek flash yang di gunakan
Definisi yang sama buat Fl1 dan Fl2, keterangan yang sama pula.

Jadi kalo mau full erase, dan tidak punya file erase, kita harus melakukan 3 kali proses erase. Alamat yang di pakai sesuai definisi tsb.
Fl0: start : 0x00000000 end: 0x007FFFFF
Fl1: start : 0x02000000 end: 0x027FFFFF
Fl2: start : 0x04000000 end: 0x047FFFFF

Ex : 7650 kan kedetek 2 area?
Code:
1st Boot Ok, WD2, UPP: 0081
Fl0: 0x00000000-0x00FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET
Fl1: 0x02000000-0x023FFFFF,000122D1,Amd 29BDS323DMaksudnya semacam 7610...3230..6670... contohnya yang punya ic flash 2in1
1 ic flash dengan 2 alokasi. Hanya saja ada dua ic flash terdeteksi 3 area.
Code:
1st Boot Ok, WD2, UPP: 1081
Fl0: 0x00000000-0x00FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET ---> Area ini ada dalam 1 IC flash yang sama
Fl1: 0x02000000-0x02FFFFFF,00EC22F8,Sams K8S2815ET ---> Area ini ada dalam 1 IC flash yang sama
Fl2: 0x04000000-0x047FFFFF,00EC22FA,Sams K8S6415ET

Tentang Out of Chip Bounds
Code:
1st Boot Ok, DCT4, UPP: 1120
FlId Aliasing with: 00EC22F0
Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,00EC22F2,Sam K5U64418TM
Algorithm: u_amd.fia, Ver: 4.52.0
Area1: 0x01000000-0x01FFFFFF Out of Chip BoundsKenapa bisa begini? Sesuai yang di bahas di halaman sebelumnya. Inilah defined area yang di maksud itu.
Bila kita memperhatikan Fl0: 0x01000000-0x017FFFFF,
sedangkan perintah erase di UFS adalah 0x01000000-0x01FFFFFF
maka kita akan mendapati Out of Chip Bounds
Maka yang perlu di cermati dalam erase-meng erase (full) ini adalah END address.
Perhatian :
IMEI berada di dalam UEM dan IC Fl0
Created by : budbud labs at 14:29:00 0 komentar
MCU (Master Control Unit)

MCU Sw = (Master Control Unit) Berisi Data Utama HP --> Versi/Tgl/Type/Model dari HP yg sedang Connect.PPM Sw = (Post Programmable Memory) Berisi Data Paket Bahasa HP (harus sama versi dgn MCU)DSP Sw = (Data Signal Processor) Berisi Data yg tersimpan dalam CPU MADDSP ISw = Berisi Type ROM HP DCT3 dlm Hal ini ROM5 (Maka MAD yg tercantum adalah v18)PPM Lp = Language Pack L = Bhs Indonesia (8210)ASIC = Application Specific Integrated Circuit = CPU adalah MAD2WD1 yaitu CPU 8210/3310 DCT3COBBA = IC Audio Nokia DCT3 dgn Hardware ID 31 dan Serial Number tsb. Jika S/N = 00000000 maka COBBA rusak/tdk terdetectProd. Id = Kode ProduksiMsId = Mobile Serial Identity = Kode Identitas dari ponselIMEI Net = IMEI Net yg bisa diganti2IMEI Osn = IMEI Original Serial Number (Imei yg tersimpan pd IC Flash) Kedua2nya bisa diganti pd DCT3Security = kode pengaman/ Security Code pd HP NokiaLocks = Network lock : Mcc(Mobile Country Code) dan Mnc=Mobile Network Code) Kode Jaringan standar adalah 000-00. Selain kode itu maka HP dlm keadaan terkunci

MCU Sw = Data Utama HP (Jika Corrupt HP Matot, dsb)PPM Sw = Data Paket Bahasa HP (Jika Corrupt HP Blank)Prd.Cd = Product Code (Bisa diubah agar sesuai Back Casing dgn PM Edit)Bpr Cd = Basic Product Code = sama dgn Prd.CdPro. Sn = Product Serial NumberHW = Hardware ID ponsel tsbPCI = Peripheral Component Interconnect (Jalur antar komponen)UEM = Universal Energy Management ID = IC Power Nokia DCT4/WD2UPP = Universal Phone Processor ID = CPU Nokia DCT4/WD2RFIC = Radio Frequency IC ID = Identitas IC SIgnal Processor NokiaDSP = Data Signal Processor IDLCD = Type Liquid Crystal Display yg terpasangIMEI = International Mobile Equipment Identity = No. IMEI ponsel.SLconf= SIM Lock COnfiguration = Kode jaringan. Keadaan Standar adalah 001-01. Selain itu maka HP dlm keadaan terkunciSLprof = SIM Lock ProofSLvar = SIM Lock variableSLaux = SIM Lock auxiliaryProvider : Operator yg mengunci ponsel. Test Equipment adalah kondisi normal(tdk terkunci) Not found berarti keadaan terkunci (4 locks)dibawahnya adalah kode yg perlu ditekan pd ponsel utk membuka kunci jaringan
Posted by Sanjaya_Cellular

1 comments:

SANJAYA_CELlular said...
This comment has been removed by the author.
June 28, 2009 at 1:22 AM  

Post a Comment

Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger template by blog forum